ART · Vol. 1 No. 1 (2026): Januari
Warisan Kue Tradisional Kotagede: Kue Kipo dan Legomoro sebagai Simbol Kebersamaan, Keberlanjutan, dan Warisan Budaya
Berenika Ozora Budianto — Pelita Harapan University, Indonesiacorresponding
Linda Effendy — Pelita Harapan University, Indonesia
Felicia Suhendi — Pelita Harapan University, Indonesia
Amelda Pramezwary — Pelita Harapan University, Indonesia
Juliana Juliana — Pelita Harapan University, Indonesia
Febryola Indra — Pelita Harapan University, Indonesia
Wilhelmina Rosse Marisca Gajeng — Pelita Harapan University, Indonesia
Linda Effendy — Pelita Harapan University, Indonesia
Felicia Suhendi — Pelita Harapan University, Indonesia
Amelda Pramezwary — Pelita Harapan University, Indonesia
Juliana Juliana — Pelita Harapan University, Indonesia
Febryola Indra — Pelita Harapan University, Indonesia
Wilhelmina Rosse Marisca Gajeng — Pelita Harapan University, Indonesia
Artikel ini menelaah kue tradisional Kipo dan Legomoro dari Kotagede, Yogyakarta, sebagai bagian dari warisan budaya kuliner. Penelitian etnografi menunjukkan kedua kue tersebut bukan sekadar produk pangan tetapi penanda identitas, kebersamaan komunitas, dan keberlanjutan ekonomi mikro pengrajin lokal yang perlu dilindungi melalui pelestarian aktif.
Kata Kunci: kuliner heritage; Kotagede; Kipo; Legomoro; keberlanjutan
Cara Mensitasi
Budianto, B., Effendy, L., Suhendi, F., Pramezwary, A., Juliana, J., Indra, F., Gajeng, W. (2026). Warisan Kue Tradisional Kotagede: Kue Kipo dan Legomoro sebagai Simbol Kebersamaan, Keberlanjutan, dan Warisan Budaya. Journal of Tourism, Hospitality and Event Management, 1(1), 9-19. https://doi.org/10.xxxxx/jthe.v1i1.9
